Babinsa Mengintip Proses Pembuatan Tahu Tradisional yang Segar
Babinsa Mengintip Proses Pembuatan Tahu Tradisional yang Segar
Yogyakarta - Tahu merupakan olahan produk kedelai yang banyak diminati masyarakat. Tak hanya rasanya yang lembut gurih, tapi juga mengandung protein yang cukup tinggi.
Secara umum tahu yang dijual di pasaran masih banyak yang dibuat dengan cara tradisional. Seperti kali ini, Babinsa Kelurahan Wirobrajan Koramil 10/Wirobrajan Serda Distanta Sanday bersama Mantri Pamong Praja Kemantren Wirobrajan dan Kapolsek Wirobrajan sedang mengintip cara pengolahan tahu secara tradisional milik Bapak Ponidi di Rt. 35 Rw. 07 Kelurahan Wirobrajan, Kemantren Wirobrajan Kota Yogyakarta. Sabtu (22/07/2023).
Bisa dibilang tahu merupakan makanan andalan untuk perbaikan gizi karena tahu kaya akan mutu protein nabati terbaik serta memiliki komposisi asam amino paling lengkap dan diyakini memiliki daya cerna yang tinggi. Sebab, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat tahu terdiri dari kacang kedelai, garam, air bersih dan air biang tahu.
Sebenarnya kami penasaran mengenai proses pembuatan tahu secara tradisional, untuk itu kami datang mengintip cara pengolahan tahu secara tradisional milik Bapak Ponidi di Rt. 35 Rw. 07 Kelurahan Wirobrajan," kata Serda Distanta.
"Tahu dengan kandungan gizi yang tinggi tak mengherankan bila ternyata tahu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh seperti mencegah osteoporosis, mengurangi resiko diabetes hingga meregenerasi kulit," tambahnya.
Ditempat yang sama Mantri Pamong Praja Kemantren Wirobrajan Sarwanto, S.I.P., M.M juga mengucapkan, bahwa kandungan gizi dalam tahu tidak kalah tinggi dibandingkan telur, ikan dan daging.
Komentar
Posting Komentar