Danramil 03/Gondokusuman Dan Babinsa Baciro Hadiri Acara Dialog Kebangsaan
Danramil 03/Gondokusuman Dan Babinsa Baciro Hadiri Acara Dialog Kebangsaan
Yogyakarta - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 dan HUT Gereja yang ke 60, Gereja Kristus Baciro mengadakan sebuah kegiatan yaitu Dialog Kebangsaan ,yang bertemakan Bersama merawat Pilar Pilar Kebhinekaan, seperti yang di lakukan Danramil 03/Gondokusuman Mayor Inf Abdullah Nur Wakhid S.Ag bersama Babinsa Kelurahan Baciro Serma Dodik Purnama anggota Koramil 03/Gondokusuman Kodim 0734/Kota Yogyakarta menghadiri acara diaolag Kebangsaan yang berlangsung di Gereja Kristus Raja Kelurahan Baciro, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Rabu (23/08/2023).
Melalui kegiatan ini, ingin disegarkan kembali kesadaran akan fakta kebhinekaan yang ada di negeri kita ini, dari kegiatan Dialog Kebangsaan ini diharapkan menelorkan gagasan-gagasan konkret terkait dengan upaya untuk menjaga dan merawat pilar-pilar kebhinekaan, dalam kegiatan dialog kebangsaan tersebut di hadiri oleh Prof DR Ali Makin S.ag MA ( Rektor UIN Sunan Kalijaga), Brigjen Rahmadi MSI (Kabinda DIY), Romo Kolonel Marselinus, Abdullah Nurwahid Sag ( Danramil Gondokusuman), Kapolsek Gondokusuman, Mantri Pamong Praja Gondokusuman, Lurah Baciro dan Tokoh agama dan tokoh masyarakat wilayah Gondokusuman.
Kegiatan Dialog kebangsaan ini berlangsung di Panti Paroki Gereja Kristus Raja Baciro Yogyakarta, momen dialog kebangsaan ini diharapkan juga menjadi ajang "Srawung" dari semua elemen dan pada akhirnya dapat saling memahami, menerima, dan akhirnya membangun sinergi satu sama lain, dari kegiatan ini diharapkan mampu memberikan sumbang sih bagi kehidupan berbangsan dan bernegara, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang sering dikatakan sebagai Indonesia mini. Di Yogyakarta ada hampir semua suku bangsa yang ada di Indonesia, bahkan ada juga cukup banyak ekspatriat yang ikut berdinamika bersama dengan Masyarakat.
Kondisi ini harusnya justru menjadi kekuatan tersendiri untuk saling bersinergi memajukan bangsa ini, dan bukan malah menjadi bibit perpecahan. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa memang ada beberapa pihak yang menginginkan perpecahan terjadi di Tengah Masyarakat karena mereka mendapatkan keuntungan dari perpecahan itu. Gerakan-gerakan ke arah upaya memecah belah ini harus terus dicermati dan diangkat menjadi permasalahan bersama, sehingga bisa dihadapi bersama-sama pula dengan saling bergandeng tangan dan menyatukan kekuatan.
Hanya Masyarakat yang kuat dan Bersatu dengan penuh kesadaran yang mampu menangkal bibit-bibit perpecahan tersebut. Dan forum - forum dialog lintas iman, lintas kelompok, dan lintas budaya ini diharapkan mampu menumbuhkan saling keterbukan sehingga justru dapat membangun sinergi untuk membawa Indonesia semakin maju dan terus melaju.
Komentar
Posting Komentar