Kegiatan Non-Fisik TMMD SKY Kodim 0734/Kota Yogyakarta Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat

Kegiatan Non-Fisik TMMD SKY Kodim 0734/Kota Yogyakarta Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat 
 
Yogyakarta - Selain menggelar kegiatan Fisik berupa pembangunan Infrastruktur, program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0734/Kota Yogyakarta juga melaksanakan kegiatan Non Fisik berupa penyuluhan maupun sosialisasi Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan.
 
Selasa (21/05/2024), bekerja sama dengan Polresta Yogyakarta dan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Program TMMD SKY tahap II menyelenggarakan Penyuluhan Kamtibmas, Sosialisasi Stunting dan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta.
 
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danramil 06/Mergangsa Mayor Inf Sriyanto, S.H., mewakili Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta sekaligus sebagai narasumber wawasan kebangsaan, Kapolresta Yogyakarta diwakili AKP Wagiyo, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Mantri Pamong Praja Mergangsan Pargiyat, S.I.P., Lurah Wirogunan Siti Mahmudah Setiyaningsih, S.A.P., Ketua Kampung dan Rw, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Wirogunan.
 
Dalam sambutannya Mantri Pamong Praja Mergangsan Pargiyat, S.I.P., mengucapkan banyak terimakasih atas terpilihnya Kemantren Mergangsan sebagai tempat sasaran kegiatan TMMD Tahab II TA. 2024 Kodim 0734/Kota Yogyakarta. 
 
AKP Wagiyo sebagai nara sumber dari Polresta Yogyakarta menyampaikan tentang penyuluhan tentang Kamtibmas yang bertujuan untuk memberikan gambaran terkini situasi ketertiban dan keamanan di wilayah Kota Yogyakarta kapada masyarakat di Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangan.
 
“Potensi Kamtibmas tersebut antara lain penyalahgunaan Narkoba, tindak penipuan, pencurian, hingga perampokan. Untuk mengantisipasi potensi gangguan itu, pemerintah harus melakukan penyuluhan hukum ke masyarakat karena akan sangat membantu untuk ketahanan dan keamanan lingkungan,” jelas AKP Wagiyo.
 
Selanjutnya dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta memaparkan tetang pentingnya diberikan kepada masyarakat sosialisasi Stunting, karena sebagian besar masyarakat mungkin belum memahami istilah yang disebut stunting.
 
“Kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya, itulah yang dinamakan stunting,” ujarnya.
 
 
 
Di tempat yang sama, Danramil 06/Mergangsan Mayor Inf Sriyanto, S.H mewakili Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta menyampaikan tentang apa saja dan apa arti lambang negara Republik Indoneia. “Hal ini perlu disampaikan untuk membina dan membentuk komponen masyarakat yang berkepribadian dan cinta tanah air sehingga terbentuk karakter yang memiliki sikap patriotisme dan bela negara,” tukasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Babinsa Melaksanakan Sambang Kampung Di Ndalem Ngabean Kraton

Babinsa Pakuncen Laksanakan Komsos dengan Sekretaris Lurah

Babinsa Kelurahan Muja Muju Hadiri Pengajian Akbar Tahun Baru Hijriyah 1445 H Dan Pengajian Ahad Pagi