Babinsa Kelurahan Terban Lakukan Pengamanan Kirab Budaya Malam Satu Suro
Babinsa Kelurahan Terban Lakukan Pengamanan Kirab Budaya Malam Satu Suro
Yogyakarta - Sebagian besar masyarakat Jawa masih meyakini bahwa malam Satu Suro merupakan malam istimewa, di berbagai daerah banyak tradisi yang diadakan untuk memperingati Tahun Baru Jawa sekaligus Tahun Baru Islam ini, seperti yang dilakukan Babinsa kelurahan Terban Serka Indriarta dan Sertu Wiwin Purwo Sutanto anggota Koramil 03/Gondokusuman Kodim 0734/Kota Yogyakarta bersama Bhabinkamtibmas anggota Polsek Gondokusuman dan anggota Satlinmas Terban melakukan pengamanan kegiatan kirab budaya "Mapag Warsa Enggal Suro 1958 Je" dalam rangka menyambut malam 1 Suro 1958 Je di wilayah kelurahan Terban. Minggu (07/07/2024).
Kegiatan kirab tersebut tak lepas dari pantauan oleh Babinsa maupun Bhabinkamtibmas kelurahan Terban dan anggota Linmas Kelurahan Terban, hal tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman bagi warga masyarakat kelurahan Terban yang sedang memperingati menjelang datang nya bulan Suro, sebelum melakukan kirab warga masyarakat berkumpul terlebih dahulu melakukan doa bersama yang berlangsung di gedung LPMK kelurahan Terban, setelah selesai melakukan doa bersama dilanjutkan dengan kirab dengan menelusuri di sepanjang Jl. C Simanjuntak kelurahan Terban dengan melakukan jalan kaki.
Dalam kesempatan tersebut Serka Indriarta mengungkapkan bahwa tradisi ini menjadi sebuah hal yang bersifat turun temurun dari dahulu kala yang kemudian terus dilestarikan dari generasi ke generasi, tradisi ini memiliki berbagai macam ritual yang berbeda di setiap tempat, tujuan dari pelaksanaan ritual kirab budaya ini adalah untuk meminta keselamatan serta ilham dari Yang Maha Kuasa agar tidak melakukan hal-hal buruk selama berlangsungnya bulan keramat tersebut sebagaimana Masyarakat Jawa merasa bahwa bulan tersebut merupakan waktu yang suci untuk memperbaiki diri tentang berbagai hal yakni tentang ungkapan syukur kepada Yang Maha Kuasa, evaluasi atas segala dosa sepanjang satu tahun yang sudah terlewati.
Kegiatan kirab ini dilakukan sejak jaman dahulu oleh para leluhurnya dan dilanjutkan sampai sekarang oleh warga Terban dalam setiap tahun menjelang datangnya Suro, hal tersebut dilakukan guna melestarikan apa yang sudah menjadikan tradisi adat istiadat yang ditinggalkan oleh para leluhurnya, tujuan dari pada pelaksanaan kirab ini adalah agar tradisi ini bisa menjadi momen bersejarah agar tidak musnah dengan perkembangan jaman yang begitu pesat seperti sekarang ini.
Komentar
Posting Komentar